Monthly Archives: January 2019

Tujuan dan Pengertian Pendidikan Kewarganegaraan

Suatu bangsa mempunyai sejarah perjuangan dari para orang-orang terdahulu yang dinama terdapat banyak nilai-nilai nasionalis, patriolis dan lain sebagainya yang pada saat itu menempel erat pada setiap jiwa warga negara. Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang makin pesat, nilai-nilai tersebut makin lama makin hilang dari diri seseorang di dalam suatu bangsa, oleh karena itu perlu ada pembelajaran untuk mempertahankan nilai-nilai tersebut agar terus menyatu dalam setiap warga negara agar setip warga negara tahu hak dan kewajiban dalam menjalankan kehidupan berbangasa dan bernegara.
Pendidikan kewarganegaraan adalah pendidikan yang mengingatkan kita akan penting nilai-nilai hak dan kewajinan suatu warga negara agar setiap hal yang di kerjakan sesuai dengan tujuan dan cita-cita bangsa dan tidak melenceng dari apa yang di harapkan. Karena di nilai penting, pendidikan ini sudah di terapkan sejak usia dini di setiap jejang pendidikan mulai dari yang paling dini hingga pada perguruan tinggi agar menghasikan penerus –penerus bangsa yang berompeten dan siap menjalankan hidup berbangsa dan bernegara.

Baca juga : Fungsi dan Tujuan Pendidikan Karakter

Latar Belakang

Pendidikan moral terdiri dari dua kata, yaitu pendidikan dan Kewarganegaraan. Pendidikan kewarganegaraan dijadikan bahan dalam pembelajaran pendidikan pancasila dan kewarganegaraan.
Banyak pengertian pendidikan menurut para ahli. Diantara banyak pengertian tersebut diketengahkan sebagai berikut:

  1. Menurut UU sisdiknas No.20 Tahun 2003 Bab 1 Pasal 1 mengatakan: “Pendidikan adalah usaha sadar dan terencanna untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didiik secara aktif mengembangkan potensi diri untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan,pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan diri ,masyarakat,bangsa dan Negara.
  2. Menurut Carter v.Good(1997) pendidikan adalah proses perkembangan kecakapan seseorang dalam bentuk sikap dan perilaku yang berlaku dalam masyarakat.
    Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa: Pendidikan mengandung tujuan yang ingin dicapai, yaitu membentuk kemampuan individu mengembangkan diri yang kemampuan-kemampuan diri berkembang sehingga bermanfaat untuk kepentingan hidup sebagai seorang individu, maupun sebagai warga negara dan warga masyarakat.
    Dalama pendidikan nilai moral Pendidikan Kewarganegaraan meliputi:
    • Batasan – batasan nilai moral
    Pendidikan nilai moral berkaitan erat dengan kebaikan, yang ada dalam sesuatu objek – subjek. Boleh jadi sesuatu objek – subjek itu baik tetapi tidak bernilai bagi seseorang dalam suatu konteks peristiwa tertentu.
    • Pandangan Masyrakat Tentang Nilai/Moral
    Dalam suatu masyarakat yang majemuk dan berkembang terdapat berbagai pandangan tentang nilai. Sehingga seringkali terjadi kerancuan dan penyimpangan tentang pemaknaan nilai yang sesungguhnya (the alse sense of normally). Sehingga kerap terjadi berbagai kelompok, golongan, dan bangsa “menginjak – injak nilai” yang mesti dihormati dengan dalih yang “indah- indah”.
    Sebaliknya, orang menuntut hak dan kebebasan pribadi yang terlampau tinggi. Sehingga mengganggu hak asasi orang lain, kebebasan orang lain, sehingga terjadi.
    • Makna Pendidikan Moral
    Makna “pendidikan moral” adalah bertujuan membantu peserta didik untuk mengenali nilai – nilai dan menempatkan secara integral dalam konteks keseluruhan hidup. Pendidikan semacam ini semakin penting dan menempati posisi sentral karena tingkat kadar persatuan dan kesatuan terutama yang berkaitan dengan kesadaran akan nilai – nilai dalam masyarakat cenderung pudar.

Tujuan

Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan adalah untuk menumbuhkan wawasan dan kesadaran bernegara, sikap serta perilaku yang cinta tanah air dan bersendikan kebudayaan bangsa, wawasan nusantara, serta ketahanan nasional dalam diri para calon-calon penerus bangsa yang sedang dan mengkaji dan akan menguasai imu pengetahuaan dan teknologi serta seni.
Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas manusia indonesia yang berbudi luhur, berkepribadian, mandiri, maju, tangguh, profesional, bertanggung jawab, dan produktif serta sehat jasmani dan rohani.
Pendidikan kewarganegaraan yang berhasil akan membuahkan sikap mental yang cerdas, penuh rasa tanggung jawab dari peserta didik. Sikap ini disertai perilaku yang:
• Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha esa serta menghayati nilai-nilai falsafah bangsa.
• Berbudi pekerti luhur, berdisiplin dalam masyarakat berbangsa dan bernegara.
• Rasional, dinamis, dan sabar akan hak dan kewajiban warga negara.
• Bersifat profesional yang dijiwai oleh kesadaran bela negara.
• Aktif memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk kepentingan kemanusiaan, bangsa dan negara.
Melalui pendidikan Kewarganegaraan , warga negara Republik indonesia diharapkan mampu “memahami”, menganalisa, dan menjawab masalah-masalah yang di hadapi oleh masyarakat , bangsa dan negara secara konsisten dan berkesinambungan dalam cita-cita dan tujuan nasional seperti yang di gariskan dalam pembukaan UUD 1945.

Hak dan Kewajiban Warga Negara

Beberapa contoh hak dan kewajiban sebagai warga negera, yaitu:

Hak Warga Negara Indonesia:
• Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak: “Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (Pasal 27 ayat 2).
• Hak untuk hidup dna mempertahankan kehidupan: “setiap orang berhak utnuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupan.” (Pasal 28A).
• Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1).
• Hak atas kelangsungan hidup: “setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang.”

Kewajiban Warga Negara Indonesia

• Wajib menaati hukum dan pemerintahan. Pasal 27 ayat (1) UUD 945 berbunyi: “segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum da pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.
• Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 menyatakan: setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara.”
• Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. Pasal 28J ayat 1 menyatakan: setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain.

Demokrasi

Beberapa pendapat mengenai arti dari demokrasi yaitu:
• International commission of jurist
Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang menjamin hak untuk membuat keputusan politik diselenggarakan oleh warga negara melalui wakil yang terpilih dan bertanggung jawab kepada mereka melalui suatu pemilu yang bebas.
• Carol C. Gould
Demokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang didalam rakyat memerintah sendiri, baik melalui pertisipasi langsung dalam merumuskan keputusan-keputusan yang mempengaruhi mereka maupun dengan cara memilih wakil-wakil mereka.

Macam-macam demokrasi:

Ditinjau dari penyaluran kehendak rakyat:
a. Demokrasi langsung (direct democracy) : sistem demokrasi yang melibatkan seluruh rakyat dalam mengambil keputusan serta dalam penyampaian kehendak/aspirasi secara lansung.
b. Demokrasi tidak langsung (indirect democracy): sistem demokrasi yang tidak melibatkan seluruh rakyat dalam mengambil keputusan, melainkan memberikan kepercayaan kepada wakil yang duduk dalam lembaga perwakilan rakyat. Demokrasi tidak langsung atau disebut juga demokrasi perwakilan.

Peran Sebagai Warga Negara ialah :

  1. Ikut berpartisipasi untuk mempengaruhi setiap proses pembuatan dan pelaksanaan kebijaksanaan publik oleh para pejabat atau lembaga-lembaga negara.
  2. Menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan.
  3. Berpartisipasi aktif dalm pembangunan nasional.
  4. Memberikan bantuan sosial, memberikan rehabilitasi sosial, melakukan pembinaan kepada fakir miskin.
  5. Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar.
  6. Mengembangkan IPTEK yang dilandasi iman dan takwa.
  7. Menciptakan kerukunan umat beragama.
  8. Ikut serta memajukan pendidika nasional.
  9. Merubah budaya negatif yang dapat menghambat kemajuan bangsa.
  10. Memelihara nilai-nilai positif (hidup rukun, gotong royong, dll).
  11. Mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara.
  12. Menjaga keselamatan bangsa dari segala dari segala macam ancaman.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas dapat di ambil kesimpulan akan penting suatu pendidikan berbangsa dan bernegara agar tercipta keseibangan antara hak dan kewajiban bagi setiap warga negra dalam menjalankan kehidupan berbangsa dan berbegara . Dan menjadi suatu penjelasan, bahwa sesuatu hal yang mungkin sebagian besar orang menganggap tidak penting pada hakikat memiliki peranan yang menentukan kelangsungan hidup kita di masa yang akan datang. Dan perlu kita ketahui dan pahami ketika hal itu terjadi, maka ketahuilah bahwa nilai-nilia terkandung dari hal tersebut sudah mulai menghilang dari diri kita,dan perlu kita pelajari kembali.

Fungsi dan Tujuan Pendidikan Karakter

Tujuan

Mensosialisasikan betapa penting pendidikan yang berkarakter

Pengertian Pendidikan Karakter

Istilah karakter dihubungkan dan dipertukarkan dengan istilah etika, ahlak, dan atau nilai dan berkaitan dengan kekuatan moral, berkonotasi positif, bukan netral. Sedangkan Karakter menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2008) merupakan sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain. Dengan demikian karakter ada nilai-nilai yang unik-baik yang terpateri dalam diri dan dalam perilaku. 

Karakter juga sering diasosiasikan dengan istilah apa yang disebut dengan temperamen yang lebih memberi penekanan pada definisi psikososial yang dihubungkan dengan pendidikan dan konteks lingkungan. Sedangkan karakter dilihat dari sudut pandang behaviorial lebih menekankan pada unsur somatopsikis yang dimiliki seseorang sejak lahir. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa proses perkembangan karakter pada seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor yang khas yang ada pada orang yang bersangkutan yang juga disebut faktor bawaan (nature) dan lingkungan (nurture) dimana orang yang bersangkutan tumbuh dan berkembang.

Faktor bawaan boleh dikatakan berada di luar jangkauan masyarakat dan individu untuk mempengaruhi. Sedangkan faktor lingkungan merupakan faktor yang berada pada jangkauan masyarakat dan ndividu. Jadi usaha pengembangan atau pendidikan karakter seseorang dapat dilakukan oleh masyarakat atau individu sebagai bagian dari lingkungan melalui rekayasa faktor lingkungan.

Faktor Pendidikan Karakter

Faktor lingkungan dalam konteks pendidikan karakter memiliki peran yang sangat peting karena perubahan perilaku peserta didik sebagai hasil dari proses pendidikan karakter sangat ditentunkan oleh faktor lingkungan ini. Dengan kata lain pembentukan dan rekayasa lingkungan yang mencakup diantara lingkungan fisik dan budaya seko, manajemen seko, kurikulum, pendidik, dan metode mengajar. Pembentukan karakter melalui rekasyasa faktor lingkungan dapat dilakukan melalui strategi :
• Keteladanan
• Intervensi
• Pembiasaan yang dilakukan secara Konsisten
• Penguatan.

Dengan kata lain perkembangan dan pembentukan karakter memerlukan pengembangan keteladanan yang ditularkan, intervensi melalui proses pembelajaran, pelatihan, pembiasaan terus-menerus dalam jangka panjang yang dilakukan secara konsisten dan penguatan serta harus dibarengi dengan nilai-nilai luhur

Pengertian Pendidikan Menurut Undang – Undang dan Para Ahli

Pendidikan memang tak lepas dari makna dan definisi. Dalam dunia pendidikan banyak sekali istilah yang dipakai dan memerlukan pembahasan mengenai hal definisi atau pengertian. Pada blog pendidikan ini, Maswins for Educations, sebelum melangkah membahas mengenai pengertian-pengertian istilah dalam dunia pendidikan, ada baik jika terlebih dahulu membahas mengenai pengertian pendidikan itu sendiri.
Berikut ada beberapa pengertian Pedidikan menurut Undang-Undang dan para ahli yang saya kutip dari beberapa sumber :

Pendidikan Menurut UU Sisdiknas

Pendidikan ada usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi diri untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan diri, masyarakat, bangsa dan Negara.

Pendidikan Menurut Carter V. Good

Pendidikan ada proses perkembangan kecakapan seseorang dalam bentuk sikap dan prilaku yang berlaku dalam masyarakat. Proses sosial dimana seseorang dipengaruhi oleh sesuatu lingkungan yang terpimpin (khusus di sekolah) sehingga iya dapat mencapai kecakapan sosial dan mengembangkan kepribadian.

Pendidikan Menurut Godfrey Thomson

Pendidikan ada pengaruh lingkungan atas individu untuk menghasilkan perubahan yang tepat didalam kebiasaan tingkah laku, pikira dan perasaan.

Pendidikan Menurut UNESCO

UNESCO menyebutkan bahwa: “education is now engaged is preparinment for a tife Society which does not yet exist” atau bahwa pendidikan itu sekarang ada untuk mempersiapkan manusia bagi suatu tipe masyarakat yang masih belum ada. Konsep system pendidikan mungkin saja berubah sesuai dengan perkembangan masyarakat dan pengalihan nilai-nilai kebudayaan (transfer of culture value). Konsep pendidikan saat ini tidak dapat dilepaskan dari pendidikan yang harus sesuai dengan tuntutan kebutuhan pendidikan masa lalu,sekarang,dan masa datang.

Pendidikan Menurut Thedore Brameld

‘’Education as power means copetent and strong enough to enable us,the majority of people,to decide what kind of a world‘’. (Pendidikan sebagai kekuatan berarti mempunyai kewenangan dan cukup kuat bagi kita, bagi rakyat banyak untuk menentukan suatu dunia yang macam apa yang kita inginkan dan macam mana mencapai tujuan semacam itu).

Pendidikan Menurut Thedore Brameld

Robert W. richey menyebutkan bahwa; The term “Education” refers to the broad function of preserving and improving the life of the group through bringing new members into its shared concem. Education is thus a far broader process than that which occurs in schools. It is an essential social activity by which communities continue to exist. In Communities this function is specialzed and institutionalized in formal education, but there is always the education, out side the school with which the formal process is related. (Istilah pendidikan mengandung fungsi yang luas dari pemelihara dan perbaikan kehidupan suatu masyarakat, terutama membawa warga masyarakat yang baru mengenal tanggung jawab bersama di dalam masyarakat. Jadi pendidikan ada suatu proses yang lebih luas daripada proses yang berlangsung di dalam seko saja. Pendidikan ada suatu aktivitas sosial yang memungkinkan masyarakat tetap ada dan berkembang. Di dalam masyarakat yang kompleks, fungsi pendidikan ini mengalami spesialisasi dan melembaga dengan pendidikan formal yang senantiasa tetap berhubungan dengan proses pendidikan informal di luar sekolah).

Pilar – Pilar Pendidikan Karakter

Pendidikan karakter didasarkan pada enam nilai-nilai etis bahwa setiap orang dapat menyetujui – nilai-nilai yang tidak mengandung politis, religius, atau bias budaya. Beberapa hal di bawah ini yang dapat kita jelaskan untuk membantu siswa memahami Enam Pilar Pendidikan Berkarakter, yaitu sebagai berikut :

  1. Kepercayaan
    Jujur, jangan menipu, menjiplak atau mencuri, jadi handal – melakukan apa yang anda katakan anda akan melakukan, minta keberanian untuk melakukan hal yang benar, bangun reputasi yang baik, patuh – berdiri dengan keluarga, teman dan negara.
  2. Respek
    Bersikap toleran terhadap perbedaan, gunakan sopan santun, bukan bahasa yang buruk, pertimbangkan perasaan orang lain, jangan mengancam, memukul atau menyakiti orang lain, damai dengan kemarahan, hinaan dan perselisihan.
  3. Tanggungjawab
    Selalu lakukan yang terbaik, gunakan kontrol diri, disiplin, berpikir sebelum bertindak – mempertimbangkan konsekuensi, bertanggung jawab atas pilihan anda.
  4. Keadilan
    Bermain sesuai aturan, ambil seperlu dan berbagi, berpikiran terbuka; mendengarkan orang lain, jangan mengambil keuntungan dari orang lain, jangan menyalahkan orang lain sembarangan.
  5. Peduli
    Bersikap penuh kasih sayang dan menunjukkan anda peduli, ungkapkan rasa syukur, maafkan orang lain, membantu orang yang membutuhkan.
  6. Kewarganegaraan
    Menjadikan seko dan masyarakat menjadi lebih baik, bekerja sama, melibatkan diri dalam urusan masyarakat, menjadi tetangga yang baik, mentaati hukum dan aturan, menghormati otoritas, melindungi lingkungan hidup.
Fungsi dan Tujuan Pendidikan Karakter
Fungsi dan Tujuan Pendidikan Karakter

Tujuan, Fungsi dan Media Pendidikan karakter dan Nilai-nilai Pembentuk Karakter

Tujuan, Fungsi dan Media Pendidikan karakter

Pendidikan karakter pada inti bertujuan membentuk bangsa yang tangguh, kompetitif, berakhlak mulia, bermoral, bertoleran, bergotong royong, berjiwa patriotik, berkembang dinamis, berorientasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang semua dijiwai oleh iman dan takwa kepada Tuhan yang Maha Esa berdasarkan Pancasila. Pendidikan karakter berfungsi untuk:
• Mengembangkan potensi dasar agar berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik
• Memperkuat dan membangun perilaku bangsa yang multikultur
• Mmeningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif dalam pergaulan dunia.
Pendidikan karakter dilakukan melalui berbagai media yang mencakup keluarga, satuan pendidikan, masyarakat sipil, masyarakat politik, pemerintah, dunia usaha, dan media masa.

Nilai-nilai Pembentuk Karakter

Satuan pendidikan sebenar selama ini sudah mengembangkan dan melaksanakan nilai-nilai pembentuk karakter melalui program operasional satuan pendidikan masing-masing. Hal ini merupakan prakondisi pendidikan karakter pada satuan pendidikan yang untuk selanjut pada saat ini diperkuat dengan 18 nilai hasil kajian empirik Pusat Kurikulum. Nilai prakondisi (the existing values) yang dimaksud antara lain takwa, bersih, rapih, nyaman, dan santun.
Dalam rangka lebih memperkuat pelaksanaan pendidikan karakter telah teridentifikasi 18 nilai yang bersumber dari agama, Pancasila, budaya, dan tujuan pendidikan nasional, yaitu:
• Jujur
• Toleransi
• Disiplin
• Kerja keras
• Kreatif
• Mandiri
• Demokratis
• Rasa Ingin Tahu
• Semangat Kebangsaan
• Cinta Tanah Air
• Menghargai Prestasi
• Bersahabat/Komunikatif
• Cinta Damai
• Gemar Membaca
• Peduli Lingkungan
• Peduli Sosial
• Tanggung Jawab
• religius

Meskipun telah terdapat 18 nilai pembentuk karakter bangsa, namun satuan pendidikan dapat menentukan prioritas pengembangan dengan cara melanjutkan nilai prakondisi yang diperkuat dengan beberapa nilai yang diprioritaskan dari 18 nilai di atas. Dalam implementasi jum dan jenis karakter yang dipilih tentu akan dapat berbeda antara satu daerah atau seko yang satu dengan yang lain. Hal itu tergantung pada kepentingan dan kondisi satuan pendidikan masing-masing. Di antara berbagai nilai yang dikembangkan, dalam pelaksanaan dapat dimulai dari nilai yang esensial, sederhana, dan mudah dilaksanakan sesuai dengan kondisi masing-masing sekolah/wilayah, yakni bersih, rapih, nyaman, disiplin, sopan dan santun.

Baca juga : Pendidikan Anak Usia Dini

Penting Pendidikan Karakter

Pendidikan yang diterapkan di sekolah-seko juga menuntut untuk memaksimalkan kecakapan dan kemampuan kognitif. Dengan pemahaman seperti itu, sebenar ada hal lain dari anak yang tak ka penting yang tanpa kita sadari telah terabaikan.Yaitu memberikan pendidikan karakterb pada anak didik.

Pendidikan karakter penting arti sebagai penyeimbang kecakapan kognitif. Beberapa kenyataan yang sering kita jumpai bersama, seorang pengusaha kaya raya justru tidak dermawan, seorang politikus ma tidak peduli pada tetangga yang kelaparan, atau seorang guru justru tidak prihatin melihat anak-anak jalanan yang tidak mendapatkan kesempatan belajar di seko. Itu ada bukti tidak ada keseimbangan antara pendidikan kognitif dan pendidikan karakter.

Ada sebuah kata bijak mengatakan “ ilmu tanpa agama buta, dan agama tanpa ilmu ada lumpuh”. Sama juga arti bahwa pendidikan kognitif tanpa pendidikan karakter ada buta. Hasil, karena buta tidak bisa berjalan, berjalan pun dengan asal nabrak. Kalaupun berjalan dengan menggunakan tongkat tetap akan berjalan dengan lambat. Sebalik, pengetahuan karakter tanpa pengetahuan kognitif, maka akan lumpuh sehingga mudah disetir, dimanfaatkan dan dikendalikan orang lain. Untuk itu, penting arti untuk tidak mengabaikan pendidikan karakter anak didik.

Pendidikan karakter ada pendidikan yang menekankan pada pembentukan nilai-nilai karakterpada anak didik. Saya mengutip empat ciri dasar pendidikan karakter yang dirumuskan oleh seorang pencetus pendidikan karakter dari Jerman yang bernama FW Foerster:
• Pendidikan karakter menekankan setiap tindakan berpedoman terhadap nilai normatif. Anak didik menghormati norma-norma yang ada dan berpedoman pada norma tersebut.
• Ada koherensi atau membangun rasa percaya diri dan keberanian, dengan begitu anak didik akan menjadi pribadi yang teguh pendirian dan tidak mudah terombang-ambing dan tidak takut resiko setiap kali menghadapi situasi baru.
• Ada otonomi, yaitu anak didik menghayati dan mengamalkan aturan dari luar sampai menjadi nilai-nilai bagi pribadi. Dengan begitu, anak didik mampu mengambil keputusan mandiri tanpa dipengaruhi oleh desakan dari pihak luar.
• Keteguhan dan kesetiaan. Keteguhan ada daya tahan anak didik dalam mewujudkan apa yang dipandang baik. Dan kesetiaan marupakan dasar penghormatan atas komitmen yang dipilih.

Pendidikan karakter penting bagi pendidikan di Indonesia. Pendidikan karakter akan menjadi basic atau dasar dalam pembentukan karakter berkualitas bangsa, yang tidak mengabaikan nilai-nilai sosial seperti toleransi, kebersamaan, kegotongroyongan, saling membantu dan mengormati dan sebagai.Pendidikan karakter akan melahirkan pribadi unggul yang tidak ha memiliki kemampuan kognitif saja namun memiliki karakter yang mampu mewujudkan kesuksesan. Berdasarkan penelitian di Harvard University Amerika Serikat, ternyata kesuksesan seseorang tidak semata-mata ditentukan oleh pengetahuan dan kemampuan teknis dan kognisinyan (hard skill) saja, tetapi lebih oleh kemampuan mengelola diri dan orang lain (soft skill).

Penelitian ini mengungkapkan, kesuksesan ha ditentukan sekitar 20 persen hard skill dan sisa 80 persen oleh soft skill. Dan, kecakapan soft skill ini terbentuk melalui pelaksanaan pendidikan karater pada anak didik. Berpijak pada empat ciri dasar pendidikan karakter di atas, kita bisa menerapkan dalam polapendidikan yang diberikan pada anak didik. Misala, memberikan pemahaman sampai mendiskusikan tentang hal yang baik dan buruk, memberikan kesempatan dan peluang untuk mengembangkan dan mengeksplorasi potensi diri serta memberikan apresiasi atas potensi yang dimiliki, menghormati keputusan dan mensupport anak dalam mengambil keputusan terhadap diri, menanamkan pada anakdidik akan arti keajekan dan bertanggungjawab dan berkomitmen atas pilihan. Kalau menurut saya, sebenar yang terpenting bukan pilihann, namun kemampuan memilih kita dan pertanggungjawaban kita terhadap pilihan kita tersebut, yakni dengan cara berkomitmen pada pilihan tersebut.
Pendidikan karakter hendak dirumuskan dalam kurikulum, diterapkan metode pendidikan, dan dipraktekkan dalam pembelajaran. Selain itu, di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar juga sebaik diterapkan pola pendidikan karakter. Dengan begitu, generasi-generasi Indonesia nan unggul akan dilahirkan dari sistem pendidikan karakter.

Proses Pembentukan Karakter Kepada Anak

Suatu hari seorang anak laki-laki sedang memperhatikan sebuah kepompong, eh ternyata di dalam ada kupu-kupu yang sedang berjuang untuk melepaskan diri dari dalam kepompong. Kelihatan begitu sulit, kemudian si anak laki-laki tersebut merasa kasihan pada kupu-kupu itu dan berpikir cara untuk membantu si kupu-kupu agar bisa keluar dengan mudah. Akhir si anak laki-laki tadi menemukan ide dan segera mengambil gunting dan membantu memotong kepompong agar kupu-kupu bisa segera keluar dr sana. Alangkah senang dan lega si anak laki laki tersebut.Tetapi apa yang terjadi? Si kupu-kupu memang bisa keluar dari sana. Tetapi kupu-kupu tersebut tidak dapat terbang, ha dapat merayap. Apa sebabnya?
Ternyata bagi seekor kupu-kupu yang sedang berjuang dari kepompong tersebut, yang mana pada saat dia mengerahkan seluruh tenaga, ada suatu cairan didalam tubuh yang mengalir dengan kuat ke seluruh tubuh yang membuat sayap bisa mengembang sehingga ia dapat terbang, tetapi karena tidak ada lagi perjuangan tersebut maka sayap tidak dapat mengembang sehingga jadi ia seekor kupu-kupu yang ha dapat merayap. Itu potret singkat tentang pembentukan karakter, akan terasa jelas dengan memahami contoh kupu-kupu tersebut. Seringkali orangtua dan guru, lupa akan hal ini. Bisa saja mereka tidak mau repot, atau kasihan pada anak. Kadangkala Good Intention atau niat baik kita belum tentu menghasilkan sesuatu yang baik. Sama seperti pada saat kita mengajar anak kita. Kadangkala kita sering membantu mereka karena kasihan atau rasa sayang, tapi sebenar ma membuat mereka tidak mandiri. Membuat potensi dalam diri tidak berkembang. Memandukan kreativitas, karena kita tidak tega melihat mereka mengalami kesulitan, yang sebenar jika mereka berhasil melewati justru menjadi kuat dan berkarakter.

Sama hal bagi pembentukan karakter seorang anak, memang butuh waktu dan komitmen dari orangtua dan seko atau guru untuk mendidik anak menjadi pribadi yang berkarakter. Butuh upaya, waktu dan cinta dari lingkungan yang merupakan tempat dia bertumbuh, cinta disini jangan disa artikan memanjakan. Jika kita taat dengan proses ini maka dampak bukan ke anak kita, kepada kitapun berdampak positif, paling tidak karakter sabar, toleransi, mampu memahami masa dari sudut pandang yang berbeda, disiplin dan memiliki integritas terpancar di diri kita sebagai orangtua ataupun guru. Hebat, proses ini mengerjakan pekerjaan baik bagi orangtua, guru dan anak jika kita komitmen pada proses pembentukan karakter. Segala sesuatu butuh proses, mau jadi jelek pun butuh proses. Anak yang nakal itu juga anak yang disiplin.Dia disiplin untuk bersikap nakal. Dia tidak mau mandi tepat waktu, bangun pagi selalu telat, selalu konsisten untuk tidak mengerjakan tugas dan wajib tidak menggunakan seragam lengkap.

Karakter suatu bangsa merupakan aspek penting yang mempengaruhi pada perkembangan sosial-ekonomi. Kualitas karakter yang tinggi dari masyarakat tentu akan menumbuhkan keinginan yang kuat untuk meningkatkan kualitas bangsa. Pengembangan karakter yang terbaik ada jika dimulai sejak usia dini. Sebuah ungkapan yang dipercaya secara luas menyatakan “ jika kita gagal menjadi orang baik di usia dini, di usia dewasa kita akan menjadi orang yang bermasa atau orang jahat”.
Efek berkelanjutan (multilier effect) dari pembentukan karakter positif anak akan dapat terlihat, seperti yang digambarkan oleh Jan Wallander, “Kemampuan sosial dan emosi pada masa anak-anak akan mengurangi perilaku yang beresiko, seperti konsumsi alkohol yang merupakan sa satu penyebab utama masa kesehatan sepanjang masa; perkembangan emosi dan sosial pada anak-anak juga dapat meningkatkan kesehatan manusia selama hidup, misal reaksi terhadap tekanan yang akan berdampak langsung pada proses penyakit; kemampuan emosi dan sosial yang tinggi pada orang dewasa yang memiliki penyakit dapat membantu meningkatkan perkembangan fisik.”

Sangat wajar jika kita mengharapkan keluarga sebagai pelaku utama dalam mendidik dasar–dasar moral pada anak. Akan tetapi banyak anak, terutama anak-anak yang tinggal di daerah miskin, tidak memperoleh pendidikan moral dari orang tua mereka.
Kondisi sosial-ekonomi yang rendah berkaitan dengan berbagai permasalahan, seperti kemiskinan, pengangguran, tingkat pendidikan rendah, kehidupan bersosial yang rendah, biasa berkaitan juga dengan tingkat stres yang tinggi dan lebih jauh lagi berpengaruh terhadap pola asuh. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang tinggal di daerah miskin 11 kali lebih tinggi dalam menerima perilaku negatif (seperti kekerasan fisik dan mental, dan ditelantarkan) daripada anak-anak dari keluarga yang berpendapatan lebih tinggi.

Banyak hasil studi menunjukkan bahwa anak-anak yang telah mendapat pendidikan pra-seko mempunyai kemampuan yang lebih tinggi daripada anak-anak yang tidak masuk ke TK, terutama dalam kemampuan akademik, kreativitas, inisiatif, motivasi, dan kemampuan sosial. Anak-anak yang tidak mampu masuk ke TK umum akan mendaftar ke SD dalam usia sangat muda, yaitu 5 tahun. Hal ini akan membahayakan, karena mereka belum siap secara mental dan psikologis, sehingga dapat membuat mereka merasa tidak mampu, rendah diri, dan dapat membunuh kecintaan mereka untuk belajar.

Dengan demikian sebuah program penanganan masa ini dibutuhkan untuk mempersiapkan anak dengan berbagai pengalaman penting dalam pendidikan praseko. Ada hal yang sangat penting untuk menggerakkan masyarakat di daerah miskin untuk mulai memasukkan anak ke praseko dan mengembangkan lingkungan bersahabat dengan TK lain untuk bersama-sama melakukan pendidikan karakter.

BISNIS WARUNG KOPI TRADISIONAL

Kopi merupakan salah satu minuman populer di Indonesia sejak dulu. Warung kopi kian diminati oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Tidak hanya dari masyarakat kelas atas semata, warung kopi kian membumi dan mengikuti tren. Warung kopi kekinian makin mudah dijumpai untuk memenuhi lifestyle para anak muda. Karena kian populer, kini banyak pengusaha Indonesia memulai bisnis kopi, dari warung kopi tradisional hingga kafe modern

Unik
Bisnis warung kopi yang menjamur menjadi tantangan bagi pebisnis warung kopi. Sehingga, warung kopi kekinian punya keunikan yang bisa dijadikan pembeda dengan warung kopi lainnya. Potensi apa yang dimiliki oleh bisnis warung kopi yang dirintis.

Menu
Untuk melengkapi hidangan warung kopi tidak hanya sekedar jenis minuman saja, tapi menyediakan beberapa jenis makanan ringan (cemilan) juga bisa menjadi penambah penghasilan. Pengunjung juga tidak akan lama dan santai jika di warung kopi tidak ada pilihan lain meskipun hanya cemilan kacang goreng atau jajanan murah lainnya.

Jika belum memiliki pelanggan atau konsumen yang tetap, jangan sekali kali menyediakan menu yang terlalu beresiko seperti membuat jajanan gorengan yang mana tidak akan bisa digunakan untuk besok jika hari ini tidak laku. Sediakan saja makanan ringan kering yang tahan dan tidak mudah basi dengan menerima titipan dari orang lain dengan perhitungan komisi atau bayar yang laku.

Tren
Pemilik warung kopi pun harus kekinian dan mengikuti perkembangan zaman, si pemilik warung kopi bisa tahu apa yang tengah jadi topik hangat di tengah masyarakat. Cari tahu tentang minat konsumen, era, gaya, dan perkembangan zaman. Bisa diaplikasikan untuk mengembangkan bisnis. Misal desain ruangan atau suasana warung kopi yang kekinian.

Modal
Modal adalah hal penting yang harus dipikirkan sebelum memulai bisnis. Untuk memulai bisnis warung kopi, misal modal sewa tempat, modal gaji pegawai, modal membeli peralatan. Mulai dengan warung kopi sederhana dan jangan pernah paksakan untuk membuat warung kopi yang mewah sesuaikan dengan kemapuan modal dan finasial.

Konsep
Dalam persaingan bisnis kopi konsep yang kuat akan membuat warung kopi memiliki ciri unik. Selain untuk membedakan dengan bisnis kopi lainnya, konsep ini juga dapat membantu menarik konsumen hingga membantu mengembangkan warung kopi. Konsep yang digunakan dalam membuka warung kopi akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan bisnis. Misalnya, memiliki ide konsep minimalis, maka menu kopi yang dibuat juga harus berkonsep minimalis. Apapun konsep yang digunakan, tetap harus mengedepankan kenyamanan dan kenikmatan saat kebanyakan orang menikmati kopi dengan bersantai.

Target
Sebelum memulai perlu juga memikirkan dan menentukan siapa target yang cocok untuk bisnis warung kopi. Setelah menentukan target konsumen, harus mulai menganalisa dan berapa penghasilan.Minta pendapat mereka tentang cita rasa kopi.
Dengan memahami konsumen dengan baik, berarti mulai menentukan strategi yang tepat seperti lokasi bisnis, desain coffee shop yang cocok dan harga yang pas

Lokasi
Bisnis warung kopi yang dijalankan memiliki lokasi strategis adalah salah satu hal yang dapat menentukan apakah bisnis warung kopi akan berkembang. Contoh menggunakan konsep warung kopi sederhana, harus memilih lokasi yang berdekatan dengan banyak orang. Namun, jika menggunakan konsep kafe dapat mencari lokasi yang berdekatan dengan kampus, mall, sekolah dan kantor.

Promosi
Promosi merupakan cara untuk memperkenalkan bisnis ke masyarakat luas. Di mana promosi bisnis dapat dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari menggunakan social media, endorse dan review warung kopi, atau memberikan diskon harga kepada konsumen di hari spesial seperti ulang tahun. Selain promosi bisnis, Anda juga harus terus berinovasi untuk terus mempertahankan eksistensi warung kopi dan mengembangkan bisnis.

Tips Sukses Bisnis Kuliner Online

Bisnis kuliner selalu berkembang dan inovasi terbaru yang menarik untuk dijadikan peluang usaha. Perkembangan teknologi dan meningkat minat masyarakat terhadap segala sesuatu yang praktis, membuat banyak orang tergiur untuk ikut meraup sukses berbisnis kuliner online.

Jenis Makanan
Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memulai bisnis kuliner online adalah memilih jenis makanan. Lakukan riset mengenai daya Tarik pasar, daya tahan produk, serta cara pengemasan yang benar. Jenis makanan kering yang relatif awet saat dikirim ke luar kota

Brand Makanan
Buatlah brand atau merk yang unik, menarik, serta mampu menggambarkan bisnis makanan. Tidak perlu memilih nama yang rumit, cukup nama yang simple tapi mudah diingat.

Promosi Makanan
Bagi yang baru merintis usaha kuliner online, manfaatkanlah media sosial sebagai sarana promosi. Media ini relatif murah dan nyaris tanpa biaya, serta cukup efektif menjangkau khalayak. Sebagai permulaan, Memperkenalkan bisnis kuliner kepada kerabat atau kawan dekat terlebih dahulu. Jika perlu, berikan sample produk dan minta testimoni untuk materi promosi. Setelah itu, secara perlahan bisa memperlebar jangkauan pemasaran.
Kunci berpromosi lewat media sosial dan online adalah gunakan foto yang berkualitas. Tentu sudah memahami bahwa foto memiliki kekuatan untuk menarik konsumen. Tidak perlu menyewa fotografer handal jika baru memulai bisnis. Untuk menghemat biaya, Membuat foto produk sendiri. Pelajarilah tips dan trik fotografi sederhana, lalu aplikasikan pada produk. Jangan lupa sertakan caption yang menarik yang bisa mendeskripsikan produk yang dijual. Ingat, jangan pernah menggunakan foto produk orang lain ya.

Invoasi Makanan
Salah satu kunci sukses berbisnis kuliner online adalah inovasi. Ingat, perkembangan bisnis kuliner online saat ini semakin pesat. Di luar sana, banyak kompetitor yang menjual produk serupa. Jika tidak ingin bisnis ditinggalkan pelanggan, Terus mencari inovasi baru. Jangan biarkan konsumen bosan dengan produk yang itu-itu saja.

Selain berinovasi dalam segi jenis makanan, Dituntut untuk bisa berinovasi dalam segi teknologi. Bagaimana membuat suatu website khusus untuk brand kuliner. Hal ini perlu dilakukan demi memudahkan para customer dalam menjangkau dan menemukan bisnis, baik seperti melakukan pemesanan, tentang produk yang disediakan, termasuk memberikan kritik dan saran.

Terbukti banyak nama-nama merek makanan yang terkenal dalam waktu yang singkat karena menggunakan strategi marketing digital. Contoh saja Kripik Maicih, produk olahan singkong ini berhasil dikenal hingga ke negeri tetangga hanya dengan memanfaatkan media sosial yang populer saat itu, yakni Twitter. Nah juga ingin mencicipi kesuksesan di bisnis makanan secara online? Tidak ada salah untuk mulai dari sekarang. Tidak ada pengalaman dan masih bingung produk makanan apa yang ingin dijajakan? Tenang, pada artikel kali ini kami akan berikan 7 ide bisnis makanan yang bisa dijajakan di dunia maya.

Makanan kalengan
masyarakat kini lebih suka yang simpel dan tidak memakan waktu banyak, apa lagi untuk urusan perut. Di tengah jadwal yang padat dan sedikit waktu, banyak di antara mereka yang lebih baik memesan makanan ketimbang harus memasak. Tapi karena tidak bisa selalu seperti itu, solusi mereka membeli makanan instan yang proses memasak tidak membutuhkan waktu yang lama seperti makanan kaleng.

Lauk Kering
Lauk kering juga potensial untuk dijalankan secara online sebab makanan ini memiliki daya tahan yang lumayan lama dan praktis. Bahan makanan yang biasa dibuat kering bermacam-macam misal tempe, daging sapi yang diolah menjadi rendang kering, abon, dan masih banyak. Nah, jadi bila punya resep dan keahlian memasak makanan kering bisa mulai usaha ini dan menjual secara online.

Frozen Food
Bisnis makanan online adalah frozen food, sama seperti bisnis lauk kering dan juga kalengan jenis makanan ini tidak akan cepat basi jadi cocok untuk dijual secara online. Tapi tentu penyimpan pun juga harus diperhatikan. Jika tidak, pasti akan mempengaruhi kualitas dan rasa produk frozen food yang ditawarkan. Bahan makanan yang bisa diolah menjadi beku bermacam-macam ada daging ayam, sapi, ikan, dan bahan makanan sefood lain. Bahan-bahan tersebut dibuat menjadi sosis, bakso, nugget dan siomay.

Catering
Catering merupakan salah satu usaha makanan yang juga jadi peluang usaha favorit pengusaha. Pelaku usaha yang memilih bisnis ini disebabkan karena profit cukup menjanjikan, belum lagi jika mendapatkan pesanan dalam jumlah yang besar. Mereka yang memulai bisnis ini menyediakan jasa catering untuk acara, kantor maupun pribadi.

Tips Langkah Awal Memulai Usaha Bisnis dari Bawah

Merintis usaha sendiri tidaklah semudah yang dibayangkan. Banyak hal-hal penting yang mesti dipersiapkan. Mulai dari jenis usaha yang akan dijalankan sampai dengan segi pemasaran. Jika kurang pengetahuan dan tidak serius dalam membangun usaha tersebut, usaha tidak akan berkembang dan bisa mengalami kerugian.
Oleh sebab itu, banyak calon pengusaha yang menggunakan jasa konsultan bisnis. Mereka berharap bisa mendapatkan strategi dan perencanaan yang matang sebelum memulai usaha yang akan ditekuni.

Jenis Usaha
Sebelum memutuskan untuk merintis usaha sendiri, penting untuk menentukan jenis usaha dan membaca peluang bisnis saat ini yang memiliki prospek cerah.
Selain itu, jenis usaha tersebut harus sesuai dengan minat dan keahlian. Percuma menjalankan sebuah usaha tetapi tidak yakin. Setengah hati dalam mengembangkan usaha tersebut. Malahan, bisa menyerah ditengah jalan ketika merasa bisnis tidak sesuai yang diharapkan.
Coba dipikirkan terlebih dahulu sebelum memulai sebuah usaha. Tulis dalam buku catatan tentang minat, keahlian, bakat, dan hobi. Disamping itu bisa menulis beberapa jenis usaha yang ingin dirintis.
Sebagai contoh, hobi membuat aneka macam kue. Dari hobi tersebut bisa menentukan jenis usaha yakni membuka usaha toko kue. Jika minat terhadap fashion. Jenis usaha yang cocok adalah membuka toko pakaian.

Survei
Setelah menentukan jenis usaha yang akan digeluti, Melakukan survei dilapangan. Kenapa harus melakukan survei? Hal ini penting untuk mengetahui seberapa besar peluang usaha tersebut. Apakah memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi atau tidak.
Survei dilapangan bermanfaat untuk melihat tingkat persaingan usaha yang sejenis dengan usaha. Seberapa banyak orang yang telah menjalani usaha tersebut.
Disamping itu, harus mencari informasi bagaimana kualitas dan ciri khas produk, prosedur pelayanan dan harga yang mereka tawarkan. Dengan begitu, akan memiliki strategi untuk bersaing dengan para pengusaha yang sejenis.

Modal
Merintis usaha sendiri dari nol bukan berarti nol modal. Tetap membutuhkan modal untuk mengawali usaha. Berapa modal yang dibutuhkan? Tergantung usaha yang ingin dibuka.
Usaha dengan modal kecil maupun besar hampir sama. Harus tahu berapa modal yang dianggarkan untuk memulai usaha tersebut.
Disamping itu, jangan habiskan seluruh modal untuk kebutuhan usaha yang akan dijalankan. Minimal sisihkan 50% modal sebagai dana cadangan. Hal ini untuk mengantisipasi jika usaha mengalami kegagalan. Bisa menggunakan sisa dana tersebut untuk membangun kembali atau mengganti usaha.
Setiap usaha atau bisnis memiliki resiko kegagalan. Oleh sebab itu, dengan memakai modal sendiri, masih bisa mengontrol keuangan. Bayangkan jika meminjam uang di bank. Bisnis belum bisa meraih keuntungan secara signifikan namun tiap bulan harus membayar angsuran plus bunga yang tidak sedikit. Bisa keteteran dalam merintis usaha sendiri dengan modal kecil.

Rencana
Merintis usaha sendiri dengan modal kecil bukan berarti asal-asalan. Butuh persiapan dan perencanaan yang matang dalam memulai usaha. Hal ini untuk meminimalisir terjadi kegagalan dalam sebuah usaha.
Perlu diketahui, hampir semua kegagalan pelaku bisnis terjadi akibat kurang persiapan dan perencanaan yang baik dalam mengelola bisnis mereka. Jika sudah demikian, keuntungan tidak bisa diraup, modalpun habis.

Produk
Dalam menjalani suatu usaha, harus bersaing dengan banyak pengusaha lain yang sejenis dengan usaha. Melihat beberapa diantara mereka yang berhasil menarik begitu banyak konsumen.
Tentu mereka memiliki daya tarik tersendiri yang tidak dimiliki oleh usaha sejenis ditempat lain. Oleh sebab itu, definisikan keunikan produk yang akan ditawarkan pada konsumen.
Berkreasilah dalam membuat produk. Misal membuka usaha toko roti. Selain menjaga kualitas makanan, menggabungkan dengan tampilan bentuk roti yang unik. Misal dengan bentuk gambar kartun yang sedang trend saat ini. Berkreasi dengan produk yang dijual akan semakin menarik perhatian konsumen.

Keuangan
seorang pedagang warung bakso yang memiliki beberapa cabang di satu kota? Jika ya, mungkin berfikir bahwa orang tersebut memiliki modal yang besar. Perkiraan mungkin benar namun bisa saja salah.
Mengapa? Seseorang yang telah membuka cabang karena usaha telah memiliki prospek cerah. Mereka memiliki manajemen yang baik serta mampu menjaring banyak konsumen.
Cukup sederhana. Meskipun modal kecil, merintis usaha sendiri dari nol perlu pemahaman pengelolaan keuangan yang baik. Memisahkan uang untuk bisnis dan uang pribadi. Sehingga bisa fokus dalam mengembangkan bisnis.

Promosi
Satu hal yang perlu diketahui, Sebagus apapun produk yang sajikan, tak lantas membuat banyak konsumen berdatangan untuk membeli produk. Maka dari itu, lakukan promosi untuk memperkenalkan produk.
Promosi bisa dilakukan dari mulut kemulut, menyebar brosur atau memasang iklan di koran lokal. Apalagi sekarang ini, para pebisnis semakin terbantu dengan hadir media sosial seperti Facebook, Twitter, Instragram, Whatsapp dan Youtube
Manfaatkan media sosial yang ada untuk mempromosikan usaha. Disamping itu, banyak cara untuk semakin menarik minat pengunjung seperti memberi diskon, sediakan kupon atau vocher dan system beli 1 gratis 1 yang sering diterapkan beberapa toko besar.

Lahan Bisnis Yang Memiliki Prospek Profit Menjanjikan

Lahan bisnis yang memiliki prospek cukup menjanjikan dan akan menjadi trend, tentu tidak pernah terlepas dari perkembangan ekonomi yang sekarang ini sudah berjalan dan tumbuh begitu pesat dengan tingkat persaingan yang semakin ketat.

Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap tahun sudah pasti akan selalu hadir pendatang baru didalam dunia bisnis dan usaha, dengan beragam kreatifitas yang mereka ciptakan guna memenangkan persaingan.
Bagi seorang pemula, lahan bisnis apa yang paling potensial serta menjanjikan di tahun ini memang masih menjadi hal paling sulit untuk ditentukan dengan beragam alasan, seperti permodalan, relasi, serta belum memiliki cukup pengalaman untuk memulai.

Masyarakat cenderung menginginkan sesuatu yang lebih praktis cepat dan efisien. Seperti hal masalah transportasi, sejak muncul teknologi transportasi berbasis online, tampak telah membawa banyak keuntungan.
Dari pihak penumpang mereka tidak perlu lagi repot mencari taksi di pangkalan, sedangkan untuk pengemudi mereka tinggal menerima orderan penumpang dari aplikasi smartphone saja. Jika ingin melakukan riset mengenai peluang usaha ini, maka tidak ada salah apabila menyimak ulasan peluang bisnis agar tepat sasaran..

Internet Marketer
internet marketer (IM) akan menduduki posisi teratas dalam peluang bisnis dan usaha yang sudah menjadi trend, karena telah terbukti memiliki tingkat pertumbuhan yang begitu signifikan sehingga bisa dibilang cukup menjanjikan untuk ditekuni.

Bahkan teknologi berbasis digital ini akan digadang menjadi salah satu peluang bisnis yang sangat potensial dan bisa di andalkan sebagai lahan usaha, mengingat pengguna internet di dunia ini semakin melambung tak terkendali bahkan telah menjadi kebutuhan hidup masyarakat sehari hari.

Kesempatan terbaik yang dapat dijadikan peluang untuk membuka usaha.
Jenis bisnis yang satu ini bisa dimulai dengan modal kecil, yang terpenting adalah harus memiliki fasilitas online serta akses internet, maka menekuni usaha di bidang online bisa dibilang begitu menyenangkan, karena bisa dikerjakan dari manapun selama terdapat jaringan internet, dan kapan saja bahkan memungkinkan untuk bekerja tanpa harus beranjak dari kamar tidur sekalipun.

Franchise
Jenis bisnis waralaba bisa menjadi solusi. Bisa dikatakan paling cocok untuk seorang pemula karena menjalankan model bisnis waralaba ini mereka akan dibantu oleh pemilik waralaba (pemegang merek) mulai dari training hingga pada tahap proses.

Sebagai seorang pemula tidak akan dipusingkan dengan konsep bisnis yang akan dijalani, mereka hanya tinggal menjalankan sesuai kamampuan modal dengan tetap bernaung dibawah nama merek perusahaan waralaba yang dipilih atau di ikuti. akan terus berkembang menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan sepanjang tahun.

Entertainment
Lahan bisnis khusus pada bidang entertainment atau hiburan sudah pasti akan berkembang lebih pesat lagi seiring dengan pertumbuhan ekonomi negeri ini.

Untuk jenis usaha ini memang tergolong sangat cepat mendatangkan penghasilan dan sangat menguntungkan karena biasa melibatkan orang orang berduit yang akan menjadi konsumen.

Dari segi modal memang bisa dikatakan membutuhkan dana yang tidak sedikit untuk dapat menjalankan bisnis hiburan ini. Namun jika jeli membaca peluang, masih banyak ragam bisnis hiburan yang bisa dimulai dengan modal kecil.

Property
Lahan bisnis property untuk bisa terjun dalam bisnis ini membutuhkan modal yang luar biasa besar, namun sudah tentu akan sebanding dengan nilai keuntungan yang sangat menggiurkan.

Selain itu, bisnis property ini juga merupakan salah satu bentuk dari berbagai macam jenis investasi yang menguntungkan dengan profit yang akan terus meningkat setiap tahun.

Demikian tadi adalah ulasan singkat beserta beberapa contoh usaha kecil yang mungkin bisa dijadikan sebagai sumber referensi serta bahan pertimbangan dalam menghadapi dunia usaha dan bisnis masa kini yang tentu akan terus tumbuh semakin pesat.

Jasa
secara otomatis telah membuka beragam peluang usaha baru diantara adalah di bidang jasa. Bisnis jasa cenderung akan semakin banyak diminati oleh para pelaku usaha karena sudah sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk membantu memudahkan berbagai aktifitas.

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Pendidikan adalah merupakan aset penting bagi kemajuan sebuah bangsa, oleh karena itu setiap warga Negara harus dan wajib mengikuti jenjang pendidikan, baik jenjang pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar,pendidikan menengah maupun tinggi. Dalam bidang pendidikan seorang anak dari lahir memerlukan pelayanan yang tepat dalam pemenuhan kebutuhan pendidikan disertai dengan Pemahaman mengenai karakteristik anak sesuai pertumbuhan dan perkembangan akan sangat membantu dalam menyesuaikan proses belajar bagi anak dengan usia, kebutuhan, dan kondisi masing-masing, baik secara intelektual,emosional dan sosial.

Sebelum bicara lebih jauh, apa sih pendidikan anak usia dini? Pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah jenjang pendidikan sebelum jenjang pendidikan dasar yang merupakan suatu upaya pembinaan yang ditujukan bagi anak sejak lahir sampai dengan usia enam tahun yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut, yang diselenggarakan pada jalur formal, nonformal, dan informal.

Pendidikan Anak Usia Dini Itu Penting

Hasil penelitian sekitar 50% kapabilitaas kecerdasan orang dewasa telah terjadi ketika anak berumur 4 tahun, 80% telah terjadi perkembangan yang pesat tentang jaringan otak ketika anak berumur 8 tahun dan mencapai puncak ketika anak berumur 17 tahun, dan setelah itu walaupun dilakukan perbaikan nutrisi tidak akan berpengaruh terhadap perkembangan kognitif.

Hal ini berarti bahwa perkembangan yang terjadi dalam kurun waktu 4 tahun pertama sama besar dengan perkembangan yang terjadi pada kurun waktu 16 tahun. Sehingga periode ini merupakan periode kritis bagi anak, dimana perkembangan yang diperoleh pada periode ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan periode hingga masa dewasa. Sementara masa emas ini hanya datang sekali, sehingga apabila terlewatkan berarti habis peluang.

Sebelum orang-orang sukses memberikan banyak kontribusi bagi kemajuan negara bahkan kemajuan dunia, pasti mereka mengalami masa golden age (usia dini yang berharga).

Semasa golden age ditempa dengan didikan oleh orang tua, terbiasa disiplin, atau memang sudah  memiliki kreativitas yang tinggi pada saat usia dini. Belum banyak orang tahu kapan masa golden age ini, dan kapan pendidikan usia dini dimulai.

Menurut Byrnes, pendidikan anak usia dini akan memberikan persiapan anak menghadapi masa depan, yang paling dekat adalah menghadapi masa sekolah. “Saat ini, beberapa taman kanak-kanak sudah meminta anak murid yang mau mendaftar di sana sudah bisa membaca dan berhitung. Di masa TK pun sudah mulai diajarkan kemampuan bersosialisasi dan problem solving. Karena kemampuan-kemampuan itu sudah bisa dibentuk sejak usia dini,” jelas Byrnes.

Menurut Byrnes, bahwa pendidikan anak usia dini itu penting,karena di usia ini anak membentuk pendidikan yang paling bagus. Di usia ini anak harus membentuk kesiapan diri menghadapi masa sekolah dan masa depan. Investasi terbaik yang bisa Anda berikan untuk anak-anak adalah persiapan pendidikan mereka di usia dini.

Kemendikbud mewajibkan siswa mengikuti pendidikan anak usia dini (PAUD) yakni TK dan kelompok bermain sebelum masuk SD. Selain itu, UNESCO pun mengharuskan anak belajar satu tahun sebelum masuk SD.Salah satu program UNESCO mengharuskan anak merasakan pendidikan pra-sekolah, dengan tujuan agar anak siap memasuki lingkungan sekolah.

Pendidikan anak usia dini merupakan salah satu bentuk penyelenggaraan pendidikan yang pada peletakan dasar ke arah pertumbuhan dan perkembangan fisik / koordinasi motorik halus dan kasar, kecerdasan seperti daya pikir, daya cipta, kecerdasan emosi, kecerdasan spiritual, sosial emosional serta sikap dan perilaku serta agama bahasa dan komunikasi, sesuai dengan keunikan dan tahap perkembangan yang dilalui oleh anak usia dini.

Dilema Orangtua dan Biaya Pendidikan

Setiap orang tua tentu menginginkan anak mendapatkan pendidikan yang terbaik dan lebih sukses dari pada orangtua. Masih banyak orang tua yang merasa berat secara keuangan jika harus menyekolahkan anak di TK bagus dan mahal.

Bagaimana solusi? Tentu tidak akan selesai dengan hanya berdiam diri. Banyak sekali perspektif yang muncul saat membahas pendidikan anak. Bahwa hanya dengan menabung saja, uang untuk pendidikan anak bisa tertutup asal rutin.

Ada juga yang berpikir bahwa menabung saja tidak cukup karena menyadari biaya pendidikan yang terus mengalami inflasi tiap tahun. Berinvestasi dengan asumsi mampu mengejar inflasi pendidikan setiap tahun.

Berpikiran tidak perlu menabung atau melakukan apapun karena untuk bayar biaya sekolah sudah dipermudah oleh tuhan Yang Maha Esa. Tipe orang tua yang pasrah karena berpikir setiap orang sudah memiliki rezeki masing-masing.

PENGERTIAN BAHASA DAN FUNGSI BAHASA

Bahasa merupakan alat komunikasi yang berupa sistem lambang bunyi yang dihasilkan alat ucap manusia. Bahasa terdiri atas kata-kata atau kumpulan kata. Masing-masing mempunyai makna, yaitu,hubungan abstrak antara kata sebagai lambang dengan objek atau konsep yang diwakili kumpulan kata atau kosa kata itu oleh ahli bahasa disusun secara alfabetis, atau menurut urutan abjad,disertai penjelasan arti dan kemudian dibukukan menjadi sebuah kamus.

Berikut ini beberapa pengertian bahasa menurut para ahli :

1. Harimurti Kridalaksana (1985:12)

Menyatakan bahwa bahasa adalah sistem bunyi bermakna yang dipergunakan untuk komunikasi oleh kelompok manusia.

2. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) (2001:88)

Bahasa adalah sistem bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinteraksi,dan mengidentifikasikan diri.

3. Finoechiaro (1964:8)

Bahasa adalah sistem simbol vokal yang arbitrer yang memungkinkan semua orang dalam suatu kebudayaan tertentu, atau orang lain yang mempelajari sistem kebudayaan itu, berkomunikasi atau berinteraksi.

4. Carol (1961:10)

Bahasa merupakan sistem bunyi atau urutan bunyi vokal yang terstruktur yang digunakan atau dapat digunakan dalam komunikasi internasional oleh kelompok manusia dan secara lengkap digunakan untuk mengungkapkan sesuatu, peristiwa, dan proses yang terdapat di sekitar manusia.

5. I.G.N. Oka dan Suparno (1994:3)

Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh sekelompok manusia (masyarakat) sebagai alatkomunikasi.

6. Kamus Linguistik (2001:21)

Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbitrer yang digunakan oleh para anggota suatu masyarakat untuk kerja sama,berinteraksi dan mengidentifikasikan diri.

7. Gorys Keraf (1984:1 dan 1991:2)

Bahasa adalah komunikasi antar anggota masyarakat, berupa lambang bunyi ujaran yang dihasilkan oleh alat ucap manusia.

8. D.P. Tambulan (1994:3)

Bahasa adalah untuk memahami pikiran dan perasaan, serta menyatakan pikiran dan perasaan.

9. H.G. Brown (1987:4)

Bahasa adalah suatu sistem komunikasi menggunakan bunyi yang diucapkan melalui organ-organ ujaran dan didengar diantara anggota-anggota masyarakat, serta menggunakan pemrosesan simbol-simbol vokal dengan makna konvensional secara arbitrer.

Fungsi Bahasa

Fungsi bahasa selain sebagai sebagai alat komunikasi atau sarana untuk menyampaikan informasi atau mengutarakan pikiran,perasaan, atau gagasan, juga berfungsi sebagai :

Alat Untuk Mengungkapkan Perasaan Atau Mengekspresikan Diri.

Mampu mengungkapkan gambaran,maksud,gagasan, dan perasaan. Melalui bahasa kita dapat menyatakan secara terbuka segala sesuatu yang tersirat di dalam hati dan pikiran kita. Ada 2 unsur yang mendorong kita untuk mengekspresikan diri, yaitu:

Alat Komunikasi.

Bahasa merupakan saluran maksud seseorang, yang melahirkan perasaan dan memungkinkan masyarakat untuk bekerja sama.Komunikasi merupakan akibat yang lebih jauh dari ekspresi diri. Pada saat menggunakan bahasa sebagai komunikasi, berarti memiliki tujuan agar para pembaca atau pendengar menjadi sasaran utama perhatian seseorang. Bahasa yang dikatakan komunikatif karena bersifat umum. Selaku makhluk sosial yang memerlukan orang lain sebagai mitra berkomunikasi, manusia memakai dua cara berkomunikasi, yaitu verbal dan non verbal. Berkomunikasi secara verbal dilakukan menggunakan alat / media bahasa (lisan dan tulis), sedangkan berkomunikasi cesara non verbal dilakukan menggunakan media berupa aneka symbol, isyarat, kode, dan bunyi seperti tanda lalu lintas,sirene setelah itu diterjemahkan kedalam bahasa manusia.

Alat Berintegrasi Dan Beradaptasi Sosial.

Pada saat beradaptasi dilingkungan sosial,seseorang akan memilih bahasa yang digunakan tergantung situasi dan kondisi yang dihadapi. Seseorang akan menggunakan bahasa yang non standar pada saat berbicara dengan teman- teman dan menggunakan bahasa standar pada saat berbicara dengan orang tua atau yang dihormati. Dengan menguasai bahasa suatu bangsa memudahkan seseorang untuk berbaur dan menyesuaikan diri dengan bangsa.

Alat Kontrol Sosial.

Yang mempengaruhi sikap, tingkah laku, serta tutur kata seseorang. Kontrol sosial dapat diterapkan pada diri sendiri dan masyarakat, buku- buku pelajaran, ceramah agama, orasi ilmiah, mengikuti diskusi serta iklan layanan masyarakat. Contoh lain yang menggambarkan fungsi bahasa sebagai alat kontrol sosial yang sangat mudah kita terapkan adalah sebagai alat peredam rasa marah. Menulis merupakan salah satu cara yang sangat efektif untuk meredakan rasa marah kita.

Perkembangan Bahasa Indonesia

Pada awal abad ke-20 perpecahan dalam bentuk baku tulisan bahasa Melayu mulai terlihat. Pada tahun 1901, Indonesia mengadopsi ejaan Van Ophuijsen dan pada tahun 1904 Persekutuan Tanah Melayu (menjadi bagian dari Malaysia) di bawah Inggris mengadopsi ejaan Wilkinson.Ejaan Van Ophuysen diawali dari penyusunan kitab logat melayu (dimulai tahun 1896) van Ophuijsen, dibantu oleh Nawawi Soetan Ma’moer dan Moehammad Taib Soetan Ibrahim.

Intervensi pemerintah semakin kuat dengan dibentuk Commissie voor de Volkslectuur (“Komisi Bacaan Rakyat” – KBR) pada tahun 1908. Kelak lembaga ini menjadi Balai Poestaka. Pada tahun 1910 komisi ini, di bawah pimpinan D.A.Rinkes, melancarkan program Taman Poestaka dengan membentuk perpustakaan kecil di berbagai sekolah pribumi dan beberapa instansi milik pemerintah. Perkembangan program ini sangat pesat, dalam dua tahun telah terbentuk sekitar 700 perpustakaan.Bahasa Indonesia secara resmi diakui sebagai “bahasa persatuan bangsa” pada saat sumpah Pemuda tanggal 28 oktober 1928. Penggunaan bahasa Melayu sebagai bahasa nasional atas usulan Muhammad Yamin, seorang politikus, astrawan, dan ahli sejarah.

Kedudukan Dan Fungsi Bahasa Indonesia

Sebagaimana kita ketahui dari uraian di atas, bahwa sesuai dengan ikrar Sumpah Pemuda tanggal 28Oktober 1928, bahasa Indonesia diangkat sebagai bahasa nasional, dan sesuai dengan bunyi UUD 45, BabXV, Pasal 36 Indonesia juga dinyatakan sebagai bahasa negara. Hal ini berarti bahwa bahasa Indonesiamempunyai kedudukan baik sebagai bahasa nasional dan bahasa negara.

Yang dimaksud dengan kedudukan bahasa ialah status relatif bahasa sebagai sistem lambang nilai budaya,yang dirumuskan atas dasar nilai sosial Sedang fungsi bahasa adalah nilai pemakaian bahasa tersebutdi dalam kedudukan yang diberikan.

Bahasa Nasional

Sehubungan dengan kedudukan sebagai bahasanasional, bahasa Indonesia memiliki empat fungsi.

Keempat fungsi tersebut ialah sebagai :

  • Lambang identitas nasional
  • Lambang kebanggaan nasional
  • Alat pemersatu berbagai masyarakat yang mempunyai latar belakang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda
  • Alat perhubungan antarbudaya dan daerah.
  • Bahasa Negara

Berkaitan dengan status sebagai bahasa negara, bahasa Indonesia berfungsi sebagai:

  • Bahasa resmi negara
  • Bahasa pengantar resmi di lembaga-lembaga pendidikan
  • Bahasa resmi dalam perhubungan tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan serta pemerintahan
  • Bahasa resmi di dalam pengembangan kebudayaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan serta teknologi.

PENGERTIAN PENDIDIKAN KARAKTER FUNGSI dan TUJUAN

Penguatan pendidikan moral (moral education) atau pendidikan karakter (character education)  dalam konteks sekarang sangat relevan untuk mengatasi krisis moral yang sedang melanda di negara kita. Krisis tersebut antara lain berupa naik pergaulan bebas,naik angka kekerasan anak-anak dan remaja, kejahatan terhadap teman, pencurian remaja, kebiasaan menyontek, penyalahgunaan obat-obatan dan perusakan milik orang lain sudah menjadi masalah sosial yang hingga saat inibelum dapat diatasi secara tuntas, oleh karena itu betapa penting pendidikan karakter.

Menurut Lickona, karakter berkaitan dengan konsep moral( moral knonwing), sikap moral (moral felling), dan perilaku moral (moral behavior). Berdasarkan ketiga komponen ini dapat dinyatakan bahwa karakter yang baik didukung oleh pengetahuan tentang kebaikan, keinginan untuk berbuat baik,dan melakukan perbuatan kebaikan.

Pendidikan Karakter Menurut Lickona

Secara sederhana, pendidikan karakter dapat didefinisikan sebagai segala usaha yang dapat dilakukan untuk mempengaruhi karakter siswa. Tetapi untuk mengetahui pengertian yang tepat, dapat dikemukakan di sini definisi pendidikan karakter yang disampaikan oleh Thomas Lickona. Lickona menyatakan bahwa pengertian pendidikan karakter adalah suatu usaha yang disengaja untuk membantu seseorang sehingga ia dapat memahami, memperhatikan,dan melakukan nilai-nilai etika yang inti.

Pendidikan Karakter Menurut Suyanto

Karakter sebagai cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas tiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam lingkup keluarga,masyarakat, bangsa, maupun  negara. Suyanto (2009).

Pendidikan Karakter Menurut Kertajaya

Karakter adalah ciri khas yang dimiliki oleh suatu benda atau individu. Ciri khas tersebut adalah asli dan mengakar pada kepribadian benda atau individu tersebut, serta merupakan “mesin” yang mendorong bagaimana seorang bertindak, bersikap, berucap, dan merespon sesuatu (Kertajaya, 2010).

Pendidikan Karakter Menurut Kamus Psikologi

Menurut kamus psikologi, karakter adalah kepribadian ditinjau dari titik tolak etis atau moral, contoh kejujuran seseorang, dan biasanya berkaitan dengan sifat-sifat yang relatif tetap.

NILAI-NILAI DALAM PENDIDIKAN KARAKTER

Ada 18 butir nilai-nilai pendidikan karakter yaitu ,Religius, Jujur, Toleransi, Disiplin, Kerja Keras, Kreatif, Mandiri,Demokratis, Rasa Ingin Tahu, Semangat Kebangsaan, Cinta tanah air, Menghargai prestasi, Bersahabat / komunikatif,Cinta Damai, Gemar membaca, Peduli lingkungan,Peduli social, Tanggung jawab.

Pendidikan karakter telah menjadi perhatian berbagai negara dalam rangka mempersiapkan generasi yang berkualitas, bukan hanya untuk kepentingan individu warga negara, tetapi juga untuk warga masyarakat secara keseluruhan. Pendidikan karakter dapat diartikan sebagai the deliberate us ofall dimensions of school life to foster optimal character development (usaha kita secara sengaja dari seluruh dimensi kehidupan sekolah / madrasah untuk membantu pembentukan karakter secara optimal.

Pengertian, Fungsi, Tujuan

Pendidikan karakter adalah suatu usaha manusia secara sadar dan terencana untuk mendidik dan memberdayakan potensi peserta didik guna membangun karakter pribadi sehingga dapat menjadi individu yang bermanfaat bagi diri sendiri dan lingkungan.

Pendidikan karakter adalah suatu sistem pendidikan yang bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter tertentu kepada peserta didik yang di dalam terdapat komponen pengetahuan, kesadaran atau kemauan, serta tindakan untuk melakukan nilai-nilai tersebut.

Pendidikan karakter (character education) sangat erat hubungan dengan pendidikan moral dimana tujuan adalah untuk membentuk dan melatih kemampuan individu secara terus-menerus guna penyempurnaan diri kearah hidup yang lebih baik.

Secara umum fungsi pendidikan ini adalah untuk membentuk karakter seorang peserta didik sehingga menjadi pribadi yang bermoral,berakhlak mulia, bertoleran, tangguh, dan berperilaku baik.

Fungsi Pendidikan Karkter

Adapun beberapa fungsi pendidikan karakter adalah sebagai berikut;

  • Untuk mengembangkan potensi dasar dalam diri manusia sehingga menjadi individu yang berpikiran baik, berhati baik, dan berperilaku baik.
  • Untuk membangun dan memperkuat perilaku masyarakat yang multikultur.
  • Untuk membangun dan meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif dalam hubungan internasional.

Character education dilakukan sejak dini, yaitu sejak masa anak-kanak. Pendidikan ini bisa dilakukan di lingkungan keluarga, sekolah, dan lingkungan, serta memanfaatkan berbagai media belajar.

Tujuan Pendidikan Karakter

Tujuan utama pendidikan karakter adalah untuk membangun bangsa yang tangguh, masyarakat berakhlak mulia, bermoral, bertoleransi, dan bergotong-royong. Untuk mencapai tujuan tersebut maka di dalam diri peserta didik harus ditanamkan nilai-nilai pembentuk karakter yang bersumber dari Agama, Pancasila, dan Budaya.