Kumpulan Puisi Tema Pendidikan

By | February 26, 2019

Pendidikan memiliki peran yang sangat penting karena pendidikan merupakan alat dan sarana yang bisa digunakan untuk membuka gerbang ilmu pengetahuan. Dalam proses membuka ilmu pengetahuan ini, proses belajar yang bisa menjadi kunci pokok para siswa untuk selanjutnya menghimpun ilmu pengetahuan yang ada.

Berbagai elemen-elemen dalam pendidikan kemudian berubah menjadi suatu keharusan, untuk diceriterakan, untuk dideskripsikan, sehingga media kemudian berubah menjadi salah satu alat terampuh memperkenalkan elemen-elemen tersebut kepada khalayak cetak maupun elektronik.

Ciri-ciri puisi seperti puisi anak, puisi ibu, puisi lingkungan, puisi keindahan alam Indonesia, puisi pendidikan, puisi pendek, puisi baru dan puisi lama. Pendidikan memiliki banyak tujuan. Salah satu tujuan pendidikan yang paling pokok adalah adalah menciptakan seseorang yang berkualitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas kedepan untuk mencapai suatu cita- cita yang diharapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat dalam berbagai lingkungan. Karena pendidikan itu sendiri memotivasi diri untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan.

Kumpulan Puisi Tema Pendidikan
Kumpulan Puisi Tema Pendidikan

Pendidikan bisa saja berawal dari sebelum bayi lahir seperti yang dilakukan oleh banyak orang dengan memainkan musik dan membaca kepada bayi dalam kandungan dengan harapan ia bisa mengajar bayi mereka sebelum kelahiran.

Puisi adalah suatu karya sastra berupa tulisan yang didalamnya terkandung irama, rima, ritma, dan juga lirik di dalam setiap baitnya. Biasanya puisi ditulis dengan menggunakan bahasa yang imajinatif dan struktur bahasa yang padat dengan penuh makna, oleh karenanya banyak para penyair atau seniman menggambarkan perasaanya melalui puisi.

Aku

“Kalau sampai waktuku
Ku mau tak seorang kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari
Berlari Hingga hilang pedih peri
Dan aku akan lebih tidak perduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi”

Oleh: Chairil Anwar

Berpikir

Berusaha sekolah yang tinggi
Demi menggapai mimpi
Sistem kehidupan pun diikuti
Mencetak generasi semu
Penghafalrumus- rumus duniawi

Melupakan sejenak imajinasi
Sibuk dalam mencari teori-teori
Berharap hidup pada sang gaji
Mimpi buruk bagi sang inovasi
Manusia robot pun semakin banyak dijumpai

Pendidikan adalah buah dari pemikiran
Demi terlepas dari kehimpitan
Tapi justru malah tawarkan kedangkalan
Semua karena sistem
Yang dibuat asal-asalan

Melatih berpikir hadirkan kreativitas
Melihat segala sisi untuk mencari solusi
Demi perubahan yang semakin tak tertandingi

Guruku seorang Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

lalah Guruku
Pahlawan tanpa tanda jasa
Yang giat mendidik ku
Yang membekali ku ilmu

Dengan sabar dan tulus
Senyummu memberikan semangat bagi kami
Untuk Menyongsong masa depan yang lebih baik
Setetes peluhmu

Menandakan sebuah perjuangan yang amat besar
Untuk murid-muridnya
Terima kasih Guru
Perjuanganmu sangat berarti bagiku

Tanpamu ku tak akan tahu tentang dunia ini
Akan selalu ku panjatkan do’a terbaik untukmu
Terimakasih Guruku

Pahlawan Pendidikan

Jika dunia kami yang dulu kosong
tak pernah kau isi
mungkin hanya ada warna hampa, gelap
tak bisa apa-apa, tak bisa kemana-mana
tapi kini dunia kami penuh warna

Dengan goresan garis-garis, juga kata
yang dulu hanya jadi mimpi
kini mulai terlihat bukan lagi mimpi
itu karena kau yang mengajarkan
tentang mana warna yang indah
tentang garis yang harus dilukis
juga tentang kata yang harus dibaca

Terimakasih guruku dari hatiku
untuk semua pejuang pendidikan
dengan pendidikanlah kita bisa memperbaiki bangsa
dengan pendidikanlah nasib kita bisa dirubah

Apa yang tak mungkin kau jadikan mungkin
hanya ucapan terakhir dari mulutku
di hari pendidikan nasional ini
gempitakanlah selalu jiwamu wahai pejuang pendidikan Indonesia

Persahabatan

Sahabat bagaikn tempatku untuk berteduh..
Ketika diriku terkena air mata dalam kesedihanku.
disanalah diriku bisa berbagi kisah tentang hidupku. yang tak pernah aku dapatkan
d‘tempat lain…
hanya sahabatlah yang mampu mengerti dan pahami.
apa yang sedang aku alami saat ini…

tanpa sahabat…
bagai jiwa yang terlepas dari ragaku…
membuat ragaku tak mampu bergerak dalam setiap langkahku..
persahabatan ini kan abadi..
meski didunia ini tak kan ada yang abadi..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *